Metode Komunikasi Berdaya Tarik Tinggi

Metode Komunikasi Berdaya Tarik Tinggi

 

Tanpa perhatian pelanggan maka komunikasi penjualan akan tersendat –

Komunikasi tanpa daya tarik akan menambah ketidakpedulian pelanggan.

Perlu diingat bahwa orang cenderung hanya peduli terhadap apa yang menjadi kepentingannya, demikian juga dengan pelanggan. Oleh karena itu dalam komunkasi penjualan sales-marketer tidak cukup hanya memberi perhatian, tetapi perhatian yang diberikan haruslah dibarengi dengan faktor yang  memberi daya tarik kuat bagi pelanggan.

Sales-marketer sebaiknya tidak terjebak langsung membicarakan produknya, apakah itu jenis, pilihan, fitur atau bahkan langsung menawarkan kegunaan/manfaat yang hebat. Mengobral kualitas bahkan keunggulan produk anda sekalipun dan hanya memberi sedikit kesempatan pelanggan untuk menunjukkan kebutuhan maupun keinginan, maka cara ini tetap saja akan menunjukan bahwa sales-marketer hanya peduli terhadap diri sendiri.  Perlu kita pahami bahwa prospek datang sudah membawa informasi, keinginan dan persepsi yang sangat mungkin berbeda dengan apa yang sales-marketer pikirkan, kecuali memang pelanggan sebelumnya sudah berkomunikasi secara intens dengan penjual.

Perhatian pelanggan haruslah bisa didapatkan sales-marketer sejak awal proses komunikasi penjualan dan itu akan membuka pintu agar manfaat maupun solusi bisa anda pamerkan secara tepat. Namun demikian memperoleh perhatian pelanggan bisa terasa sulit bagi sebagian penjual, tetapi terasa mudah bagi sebagian lainnya.  Sebenarnya prinsipnya sederhana, pertama,“Jangan berharap memperoleh perhatian pelanggan sebelum anda memberikan perhatian terlebih dahulu.” Kedua,“Perhatian yang anda tunjukkan haruslah berdaya tarik (memiliki kekuatan yang menarik perhatian). 

Sekurang-kurangnya ada dua langkah praktis bagaimana memberi perhatian berdaya tarik, sehingga pelanggan membalas dengan ketertarikan penuh perhatian terhadap apa yang anda tawarkan :

  1. Ciptakan First Impression yang dalam sekejap (kurang dari 10 detik) membuat pelanggan merasakan 2 hal terhadap kita:
    • Suka! atas keramahan dan rasa hormat yang kita berikan.
    • Profesional! atas kesigapan yang kita tunjukkan. 
  2. Pahami pelanggan mengenai kebutuhan atau keinginan atas manfaat, penggunaan, solusi bahkan kesulitan yang menimpanya.  Lebih banyak mendengar atau menyimak menjadi penting untuk kita lakukan. Untuk itu memancing pelanggan untuk lebih banyak bercerita melalui pertanyaan-pertanyaan yang kita ajukan dan kemudian menyimak dengan antusias terhadap apa yang dibicarakan pelanggan akan memberikan kemudahan bagi kita untuk merespon layanan seperti apa yang penting bagi pelanggan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*