Marketing Analytic: Alat Strategis Merebut Pelanggan

#Memahami Marketing Analitik

Marketing Analitik merupakan upaya mengukur dan menganalisis kinerja pemasaran untuk mengelola dan memaksimalkan efektivitas kinerja hingga mengoptimalkan laba atas investasi (ROI). Marketing analitik memungkinkan pemasar menjadi lebih efektif dalam memaksimalkan strategi pemasaran dan efisien dalam meminimalkan pengeluaran biaya pemasaran.

Marketing analitik juga dapat memberikan pengetahuan atau wawasan yang lebih mendalam tentang preferensi dan tren pelanggan. Kunci keberhasilannya terletak pada terletak pada bagaimana pemasar mengumpulkan, menganalisis, dan memanfaatkan data itu untuk mencapai hasil yang diinginkan

Semakin berkembangnya teknologi dan pemanfaatan media komunikasi digital yang semakin masif penggunaannya, data dan informasi tentang pasar dan pelanggan juga semakin banyak sumbernya. Hal ini membuat kegiatan marketing analitik semakin berkembang dan memegang peran semakin penting.  Media sosial, blogging/website, mesin pencari yang digunakan pemasaran digital dapat digerakkan untuk memberikan informasi tentang perilaku pasar dan konsumen, serta menghasilkan data-data yang telah disajikan pengukurannya maupun dapat dikembangkan lebih jauh pengukurannya (metrik).

Metrik dalam marketing analitik tersebut berfungsi penting untuk memberi tahu kinerja semua program pemasaran yang dibuat. Data dan metrik yang diperoleh dari berbagai sumber media pemasaran dapat dikonsolidasikan, sehingga ekstrak hasil analitik semakin berguna untuk upaya pemasaran ke depan.

Marketing analitik yang efektif mengumpulkan data dari semua sumber dan saluran dan menggabungkannya menjadi satu tampilan. Selanjutnya pemasar menggunakan analitik untuk menentukan kinerja pemasaran terukur yang diharapkan dan mengidentifikasi peluang-peluang untuk peningkatan efektifitas. Marketing analitik menentukan efektivitas pemasaran dan laba atas investasi (ROI) kampanye pemasaran jauh lebih akurat.

#Kegunaan Marketing Analitik

Pemasar tidak dapat mengandalkan intuisi saja untuk menyusun program maupun kampanye pemasarannya. Pemasar perlu memiliki cara untuk mengukur dan memantau program dan kampanye pemasaran. Dengan marketing analitik yang dirancang dengan tepat, hasil pengukuran dapat ditujukkan nilainya dengan jelas dan bisa dipahami oleh manajemen.

Beberapa kegunaan marketing analitik yang dirancang dengan tepat, antara lain:

  • Lihat gambaran besar tren pemasaran, memantau tren untuk periode tertentu dan dari waktu ke waktu
  • Dapat mengidentifikasi program, kampanye, konten mana yang berfungsi efektif
  • Dapat melihat ROI dari setiap program secara menyeluruh
  • Mengungkap dengan tepat fitur atau solusi apa yang dicari pelanggan.
  • Menyusun kembali prioritas program atau kampanye pemasaran.
  • Memantau kampanye dan hasil secara cepat (bahkan harian)
  • Memungkinkan mengatur pengeluaran biaya seefektif mungkin.

Salah satu manfaat sangat berharga dari marketing analitik adalah perannya dalam meningkatkan kemampuan organisasi untuk membuat keputusan yang lebih baik. Marketing analitik memberdayakan organisasi untuk membuat keputusan berbasis data, sehingga tim menjadi lebih efisien dan organisasi menghemat uang dan waktu.

#Penggunaan, Metode dan Tools dalam Marketing Analitik

Untuk menerapkan program atau kegiatan marketing analitik sangat diperlukan alatnya atau analytic tools.  Salah satu contoh yang sangat populer di ranah digital saat ini adalah google analytics hingga berbagai jenis alat yang disediakan oleh berbagai vendor seperti Mixpanel yang melacak perilaku individu terhadap produk sehingga pemasar dapat memantau aktivitas saluran, mengumpulkan wawasan/pengetahuan tentang perilaku hingga menguji ide-ide baru.

Namun demikian dengan banyaknya vendor marketing analytic dan platform ataupun media pemasaran yang diterapkan oleh pemasar, maka sistem dan tools mana yang benar-benar dibutuhkan pemasar haruslah disesuaikan dengan kebutuhan.  Banyaknya platform digital yang digunakan dalam marketing analitik memerlukan alat yang mampu mengkonsolidasikannya secara efektif.

Menurut Mixpanel, berikut adalah lima jenis sistim atau model dalam penerapan program atau kegiatan marketing analitic.

  1. Event-based Tools

Event-based Tools Juga dikenal sebagai click analysis, yaitu alat yang dapat melacak tindakan masing-masing pengguna dalam situs web, aplikasi, atau platform.

Sebuah pengalaman pelanggan, misalnya pelanggan yang masuk dan memberikan respon  atau tindakan pada sebuah website atau situs e-commerce, menjadi pengetahuan yang penting bagi perusahaan. Suatu situs e-commerce yang respon atau tindakan pengguna bisa hingga pada tingkat pembelian dan pembayaran secara online real time misalnya, akan sangat peduli tentang konversi-konversi tindakan yang dilakukan pengunjung seperti kemudahan menambahkan item ke keranjang belanja mereka. Dilain pihak, contoh sebuah aplikasi berita yang mengandalkan pendapatan dari iklan, akan lebih fokus pada jumlah klik dan lama waktu pelanggan berselancar di apikasi atau media tersebut.

Sebuah event-based tools yang baik haruslah memiliki kemampuan luas/beragam. Semakin banyak event, respon, perangkat dan saluran yang sebaiknya dapat dilacak satu alat dan semakin banyak integrasi yang bisa dilakukan.

Berikut adalah beberapa jenis tools dari beberapa vendor dengan kegunaannya yang membantu mengumpulkan data analitik pemasaran, sebagai berikut:

  • Website analytic tools seperti Mixpanel
  • App analytic platform seperti Mixpanel
  • Marketing automation seperti Marketo, Hubspot, Pardot, dan Eloqua
  • Data platform seperti mParticle, dan Segment
  1. Testing Tools

Testing tools, seringkali secara mudah disebut A/B test, memungkinkan pemasar untuk menguji beberapa varian dari fitur atau pesan. Misalnya dengan A/B test sebuah publikasi berita, apakah formulir pendaftaran menghasilkan konversi yang lebih tinggi bila berada di sisi kanan halaman dibanding di sebelah kiri. Berdasarkan hasil, tim dapat mempelajari apa yang disukai pengguna.

Dalam pengembangan produk, aspek pengujian merupakan komponen penting.  Asumsi-asumsi bisa salah tanpa pengujian berulang-ulang. Pemasar mungkin memiliki intuisi, tetapi ketepatan intuisi haruslah diuji sampai fakta dan ide-ide bisa diverifikasi kebenarannya.

Cara pengujian lain dalam A/B test misalnya pengujian melalui pengiriman pesan email kepada penggunanya. Sebuah Mobile Gaming App misalnya, dapat dilakukan pengujian pesan pemasaran mana yang mendorong lebih banyak pengguna untuk melakukan pembelian dalam aplikasi, atau apakah pemberitahuan via email yang lebih efektif.

Beberapa testing tools tersedia sebagai alat yang berdiri sendiri, seperti Optimizely atau VWO.  Kemudian ada juga alat dengan platform analitik lengkap, seperti Mixpanel.

Beberapa saluran per-pesan-an yang umumnya digunakan dalam A/B Test adalah:

  • Email
  • In-app notifications
  • Push notifications
  • Shor message service (SMS)
  • Web-hook
  1. Visual Behaviour Tools

Visual behaviour tools akan mengungkap bagaimana pengguna mengalokasikan waktu dalam melihat layar dan melihat konten mana yang paling menarik perhatian.

Alat ini mengumpulkan informasi dengan mengidentifikasi gerakan kursor pemirsa (mengetuk atau menggeser layar smartphone) sebagai proxy. Beberapa jenis visual behaviour tools yang umum seperti  HotJar, CrazyEgg, dan Sumo, menyajikan data tentang area mana yang memiliki traffic atau klik yang padat. Pemasarpun dapat melihat seberapa jauh pengguna menggulirkan/scrolling ke bawah pada halaman dan beberapa alat memungkinkan pemasar dapat mensegmentasikan data.

Visual behaviour tools berguna untuk mengatur ulang antarmuka produk mereka dan meningkatkan kemudahan layanan. Sebuah retailer e-commerce misalnya, mungkin menemukan bahwa pelanggan sering gagal memperhatikan tanda atau tabel ukurannya, yang mengakibatkan terjadinya banyak pengembalian/retur.  Hasil analitik ini sebagai bahan untuk melakukan perbaikan tampilan agar informasi menjadi lebih terlihat dan kemudian memverifikasi bahwa perubahan tersebut tealh mengurangi tingkat pengembalian/retur.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*