Riset Pasar: Kegunaan dan Pemanfaatannya

#Memahami Riset Pasar

Informasi yang komprehensif dan akurat tentang pasar merupakan salah satu kunci sukses dari semua usaha bisnis.  Informasi komprehensif dan akurat tentang pasar dapat diperoleh melalui riset pasar. Memiliki informasi tentang kelompok pasar, ceruk potensial, persaingan dan industri menjadi landasan dalam pengambilan keputusan pemasaran sebuah produk/bisnis.

Riset pasar  juga dapat menghasilkan informasi penting yang digunakan dalam mempertahankan daya saing bisnis. Beberapa informasi penting lain yang lain dari riset pasar seperti mengidentifikasi dan menganalisis kebutuhan, ukuran dan persaingan pasar.

Riset pasar dapat menghasilkan data yang relevan untuk membantu memecahkan tantangan pemasaran yang akan dihadapi oleh sebuah bisnis.  Riset pasar telah menjadi bagian tak terpisahkan dari proses perencanaan bisnis. Strategi segmentasi pasar penting untuk didahului melalui riset dengan mengidentifikasi kelompok-kelompok tertentu dalam suatu pasar yang merespon keberadaan produk. Diferensiasi produk juga dapat didahului dengan riset tentang identitas produk atau layanan yang tidak sekedar lebih baik dari pesaing, tetapi memiliki perbedaan yang penting bagi target pasar.  Upaya-upaya perencanaan pemasaran seperti di atas dapat melenceng jauh dari realisasi jika dikembangkan tanpa didahului riset pasar.

Dari uraian di atas, maka riset pasar dapat didefinisikan sebagai upaya pengumpulkan informasi tentang target pasar atau pelanggan sebagai bahan untuk pengambilan keputusan bisnis.  Riset pemasaran juga dapat dimaknai sebagai pengumpulan informasi secara sistematis, menggunakan metode dan teknik statistik untuk mendukung pengambilan keputusan.

#Kegunaan Riset Pasar

Riset pasar dapat digunakan untuk berbagai tujuan terkait informasi tentang pasar dan pelanggan.  Beberapa kegunaan riset pasar antara lain untuk memahami:

  • Kebutuhan, keinginan dan preferensi pelanggan
  • Perilaku dan pengambilan keputusan pembelian
  • Sensitifitas terhadap harga
  • Identifikasi Kelompok-kelompok pasar secara geografis, demografis (usia, jenis kelamin, etnis, dll), psikografis (minat, sikap terhadap produk) dan firmografi untuk pengelompokan pemsaran B2B
  • Tren pasar selama periode waktu tertentu
  • Identifikasi persaingan pasar
  • Identifikasi potensi diferensiasi
  • Bauran pemasaran
  • Identifikasi dan respon periklanan
  • dll

Sebelum melakukan riset pemasaran sebaiknya dilakukan identifikasi tujuan-tujuan penggunaan dari riset yang ingin dilakukan.  Tujuan penggunaan riset ini akan memberi arah yang tepat bagi riset tersebut.

#Jenis Riset Pasar

Pada umumnya terdapat dua jenis utama riset pasar, yaitu riset primer dan riset sekunder.

Pada riset primer, data dikumpulkan langsung dari sumber pertama atau sumber aslinya.  Periset dapat mengumpulkan data sendiri atau menyewa seseorang untuk melakukan pengambilan data. Riset pasar ini dilakukan untuk memahami kondisi terkini dari sebuah pasar.

Sedangkan pada riset sekunder, data didapatkan dari orang lain atau dari publikasi-publikasi yang sudah ada, seperti  jurnal, laporan, dalam hal ini umumnya data-data yang sudah diterbitkan secara umum, baik secara online maupun offline.

#Metode Pengumpulan Data Primer

Beberapa cara yang dilakukan untuk mendapatkan data melalui riset primer antara lain adalah:

  • Melakukan wawancara (Interview) dengan tatap muka langsung
  • Wawancara tidak langsung melalui alat komunikasi (telepon, WAcalls/skype/teleconference/videocall, dll).
  • Survey/Observasi
  • Pengisian Kuisioner
  • FGD (Focus Group Discussion) atau diskusi berkelompok dengan anggota yang terdiri atas sampel konsumen (customer) potensial.

Ditinjau dari jenis informasi atau jenis data yang dikumpulkan, maka jenis data yang dikumpulkan dapat berupa data kuantitatif atau kualitatif.

Informasi atau data kuantitatif biasanya berupa data statistik dan data ini cenderung lebih terstruktur.  Pengisian kuisioner dan survei dengan pertanyaan tertutup, biasanya termasuk dalam jenis informasi ini.  Metode kuantitatif menggunakan analisis yang bersifat matematis dan statistik, yanng mempu mengolah data dengan ukuran sampel yang besar.

Data kualitatif membantu periset untuk memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang perasaan orang-orang tentang topik tertentu. Periset dapat bertanya kepada mereka apa yang mereka pikirkan, mengapa memiliki pendapat tertentu dan bagaimana mereka membuat keputusan atau pilihan.  Untuk memperoleh informasi yang valid terbaik, maka pengamatan langsung, wawancara mendalam dan diskusi terfokus penting dilakukan.

Sebuah riset yang lengkap, umumnya mengombinasikan pengambilan data secara kuantitatif maupun kualitatif. Dalam banyak kasus, data kualitatif membantu periset mengembangkan dan menyempurnakan metode penelitian kuantitatifnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*